Analisis Daya Saing Dan Faktor Penentu Ekspor Komoditas Unggulan Indonesia Ke Organisasi Kerjasama Islam Oki

  • August 15, 2020

Dengan ramainya permintaan internasional terhadap produk lokal maka akan membuka peluang untuk industri di Indonesia. Indonesia saat ini mendominasi pasar minyak sawit di dunia dengan produksi mencapai 31 juta ton per tahun. Terlepas dari rencana moratorium perkebunan sawit yang digagas pemerintahan Joko Widodo, Indonesia sempat berniat menggandakan produksi sawit hingga tahun 2030. Bahkan jika MNP bisa beroperasi, maka akan semakin meningkatkan nilai ekspor di Sulsel.

Kegiatan ekspor impor berdasar hukum Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan UU No. 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang Cukai. Umumnya pembayaran ekspor impor dilakukan dengan menggunakan devisa, yaitu alat pembayaran luar negeri. Adrian Sutedi dalam Hukum Ekspor Impor menjelaskan bahwa perdagangan internasional terutama dilaksanakan melalui perjanjian jual beli. Dilansir dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Indonesia merupakan produsen alas kaki keempat terbesar di dunia dengan 1.271 juta pasang alas kaki di tahun 2019.

Membuat sebuah komunitas Ekspor

Dia menargetkan, dengan keberadaan pelabuhan Tanjung Carat tersebut, Sumsel memiliki gerbang ekspor untuk komoditas pertaniannya. Deru mengungkapkan, perkembangan komoditas pertanian tersebut tak lepas dari peran petani meski di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Bila ini tidak diperjuangkan sebelumnya, maka produksi sagu di dalam negeri tidak akan bisa di jual ke mana-mana. Jadi penerapan standar komoditi ini menjadi hal penting bagi Indonesia yang sekaligus juga sebagai negara produsen,” katanya. Panggah Soesanto, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian menilai, ekspor kopi olahan dalam negeri harus terus ditingkatkan.

Saat ini India telah menggeser Cina sebagai negara importir batu bara Indonesia terbesar. Aplikasi yang dicanangkan Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini berisi informasi kegiatan ekspor komoditas pertanian di Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian seluruh Indonesia. Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan dengan ekspor komoditas unggulan Sulsel keberbagai negara di dunia akan membuat neraca pertumbuhan ekonomi akan semakin besar. Dengan pangsa yang cukup signifikan atau lebih dari 20%, begitu pula dari sektor pangsa impor.

Biasanya, produk tambah dari jenis ini diperdagangkan menggunakan satuan metrik berupa ons, kilogram, dan juga ton. Hal ini bermula saat merebaknya pandemi dari China ke seluruh penjuru dunia. Menyebabkan banyak negara melakukan lockdown dan terjadi penurunan jumlah kargo muatan kapal kontainer. Sementara kontainer lokal atau milik Indonesia sendiri belum mampu bersaing dengan kualitas dan kapasitas yang terbatas.

Harga batubara juga naik lantaran permintaan dari China selama musim dingin naik tajam. Sebagai negara dengan pengekspor bahan komoditas mentah, pemerintah harus fokus pada merangsang pembentukan industri pengolahan hilir untuk memproduksi produk dengan nilai tambah. Didukung kebijakan pemerintah yang mempengaruhi iklim investasi di industri ini. Kalimantan yang kaya batu bara banyak mendatangkan hujan devisa buat negara. Setiap tahun Indonesia memproduksi batu bara setara 281 juta ton minyak bumi.

Seperti yang sudah dibahas bersama diatas, kegiatan impor memiliki tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kegiatan ekspor dan impor ini adalah salah satu bentuk dari komunikasi dan kerjasama pada tiap negara. Paling tidak ada satu hal yang harus membuat negara tersebut membangun hubungan baik dengan negara lain untuk memenuhi segala kebutuhannya, seperti dalam kegiatan perekonomian. Aktivitas ekspor pastinya akan memberikan dampak yang positif untuk perkembangan ekonomi pada suatu negara. Manfaat dari adanya kegiatan ekspor adalah demi membuka peluang pasar baru di luar negeri sebagai upaya menumbuhkan investasi, perluasan pasar domestik, serta meningkatkan devisa pada suatu negara. Ajaib.co.id – Seperti diketahui, komoditas ekspor Indonesia sangat beragam dan tidak terbatas hanya hasil pertanian dan pertambangan saja.

Sehingga ini menandakan bahwa terdapat ruang yang besar bagi pelaku UKM di Indonesia untuk mengambil potensi ekspor kopi Indonesia. Sebagai produsen karet terbesar kedua di dunia, jumlah suplai karet Indonesia penting untuk pasar global. Sejak tahun 1980an, industri karet Indonesia telah mengalami pertumbuhan produksi yang stabil.

Ia mengatakan untuk peningkatan produksi dan ekspor udang, KKP akan memfasilitasi pengembangan shrimp estate yakni sistem budidaya dengan skala intensif, dengan target produksi berkisar 40 ton per hektare per tahun. Peningkatan dan percepatan layanan untuk proses ekspor dan impor dengan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem . Penyederhanaan dan pengurangan untuk jumlah larangan dan pembatasan bagi aktivitas impor terutama bahan baku. Untuk mengatasi mandeknya kegiatan ekonomi banyak negara melakukan kebijaksanaan “new normal”.

Rohiqhar

E-mail : admin@cogecaratulas.com