Ini Nih 10 Komoditas Ekspor Indonesia Yang Paling Besar!

  • August 16, 2020

Pada 2018 merupakan kali pertama Indonesia ikut berpartisipasi dalam ajang pameran tersebut. Dengan keuntungan ini, tak heran jika Indonesia menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Kopi merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia.

Membuat sebuah komunitas Ekspor

Reformasi tambang yang dilakukan China dengan mengurangi pabrik peleburan aluminium ilegal cukup signifikan mengangkat harga komoditas logam industri. Prospek pemulihan ekonomi international yang membaik tersebut perlu terus diantisipasi dengan tetap menjaga resiko yang dapat mengancam stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia. Dari sisi resiko eksternal, seperti peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global terkait kenaikan ekspektasi suku bunga acuan AS dan harga minyak dunia. Dari sisi domestik, risiko yang diwaspadai antara lain konsolidasi korporasi yang terus berlanjut dan intermediasi perbankan yang belum kuat.

Sementara, badan Pusat Statistik mencatat, nilai neraca perdagangan Indonesia pada September 2016 mengalami surplus USD 1,22 miliar. Hal ini dipicu oleh sektor non migas yang mengalami surplus USD 1,88 miliar, namun sektor migas mengalami defisit USD 681,1 juta. Di jajaran komoditas logam industri, harga tembaga juga naik cukup fantastis, yakni 28,71% sejak awal tahun, diikuti harga bijih besi yang mengalami tren positif.

Gulam Mohamad Sharon selaku Owner PT. Borneo Walet Lestari mengatakan bahwa beberapa negara telah melakukan negosiasi untuk ekspor sarang burung walet ini. Menurut pria berusia 39 tahun ini, sejak didirikan tahun 2019, perusahaan terus meningkatkan kapasitas produksi dari tahun ke tahun. Selain itu, perusahaan ini juga terus meningkatkan kualitas agar memenuhi kualifikasi produk ekspor sarang burung walet sesuai arahan dari Kementerian Pertanian. Untuk meningkatkan daya saing sektor industri strategis dan mendorong ekspor nasional, GPEI maupun HIMKI mengajukan sejumlah usulan yang harus diterapkan pemerintah. Data menunjukan beberapa tahun belakangan Indonesia menguasai pasar minyak sawit dunia hingga mencapai 47% dan terus meningkat. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia periode Januari-Mei 2021, mencapai US$ eighty three,ninety nine miliar atau naik 30,58% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Selain itu, tekanan harga karet yang rendah sejak 2019 telah memaksa banyak petani untuk berhenti menanam karet dan mengalihkan kebun mereka dengan komoditas lain. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia Azis Pane tak memungkiri jika ekspor karet mengalami perbaikan dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, juga ada penguatan misi dagang yang meliputi forum bisnis, enterprise matching, dan dialog bisnis.

Berikut ini adalah langkah-langkah perencanaan ekspor produk makanan yang sebaiknya dilakukan. Mengedepankan kualitas dan keunikan biji kopi yang spesifik diproduksi dari suatu daerah (disebut single-origin). Makin spesifik penjelasan daerah produksi kopi tersebut, maka akan semakin menjual produknya.

Rohiqhar

E-mail : admin@cogecaratulas.com